Lari Sambil Dengarkan Musik, Menyenangkan Atau Membahayakan?

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Jakarta, Olahraga lari saat ini memang sedang digandrungi beragam kalangan, khususnya anak muda.

Banyak diantara mereka yang berolahraga lari sambil memasang headset untuk mendengarkan lagu favoritnya. Selain untuk menghilangkan rasa jenuh ketika berlari sendiri, musik juga dapat memberikan motivasi atau semangat tersendiri ketika berlari.

Namun, apakah berlari sambil mendengarkan musik dianjurkan, atau malah membahayakan? “Kalau di komunitas lari, ada beberapa pelari yang merasa kalau lomba harus jaga – jaga. ‎Itu juga karena kondisi di Jakarta yang fasilitasnya belum memadai, di mana untuk jalan pun sangat susah. Apalagi kalau kita melakukan lari di jalanan kita harus aware dengan sekitar kita,” ujar Reza Puspo, Founder Indorunner.

Walaupun begitu, Reza mengatakan sah – sah saja apabila pelari ingin mendengarkan musik untuk menambah semangat. Namun, kondisi sekitar para pelari harus diperhatikan.

“Kiatnya kalau lari itu volume musik itu kalau bisa diperkecil, agar kita sadar ada motor dan mobil. ‎Tapi kalau berlari saat naik gunung, atau di tempat sepi, Musik sekeras apapun juga tidak masalah, tergantung circumstance.”

Gadget sebagai alat pemutar musik, menurut Reza tentu sangat membantu. Karena ketika mereka mendengarkan musik sambil berlari, fokus mereka bisa berpaling dari yang semula menghitung jarak dan waktu, bisa ke lagu, dan mereka bisa menikmati olahraganya – SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : health.detik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s